Salin dan Bagikan
Adab Berpakaian dalam Islam - Panduan lengkap adab berpakaian dalam Islam sesuai syariat dan sunnah Rasulullah SAW untuk kesopanan …

Adab Berpakaian dalam Islam

Adab Berpakaian dalam Islam

Pakaian merupakan kebutuhan dasar manusia yang berfungsi untuk menutup aurat dan melindungi tubuh. Dalam Islam, berpakaian bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik, melainkan ibadah yang memiliki tata cara dan adab tersendiri. Islam mengajarkan adab berpakaian yang menunjukkan kesopanan, kehormatan, dan ketaatan kepada Allah SWT.

Tujuan Berpakaian dalam Islam

Islam mengajarkan bahwa tujuan utama pakaian adalah untuk menutup aurat dan perhiasan. Selain itu, pakaian juga berfungsi untuk melindungi tubuh dari panas, dingin, dan gangguan dari luar. Namun yang terpenting, pakaian adalah wujud dari ketakwaan kepada Allah.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran tentang fungsi pakaian untuk menutup aurat dan sebagai perhiasan. Pakaian yang baik dalam Islam adalah pakaian yang menutup aurat sesuai syariat, tidak transparan, tidak ketat, dan tidak mencolok.

يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ

Artinya: “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik.” (QS. Al-A’raf: 26)

Adab Memakai Pakaian

Ada beberapa adab yang harus diperhatikan ketika memakai pakaian. Pertama, memulai dari sebelah kanan ketika memakai pakaian. Kedua, membaca basmalah terlebih dahulu. Ketiga, memastikan pakaian bersih dan tidak mengandung najis.

Rasulullah SAW mengajarkan untuk membaca doa ketika memakai pakaian baru atau pakaian secara umum. Doa ini memohon keberkahan dan rasa syukur kepada Allah atas nikmat pakaian yang dapat menutup aurat.

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلاَ قُوَّةٍ

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi aku pakaian ini dan merzkikannya kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku.”

Pakaian yang Dilarang dalam Islam

Islam melarang memakai beberapa jenis pakaian yang bertentangan dengan syariat. Pertama, pakaian yang tidak menutup aurat. Kedua, pakaian ketat yang memperlihatkan bentuk tubuh. Ketiga, pakaian transparan. Keempat, pakaian yang menyerupai pakaian lawan jenis.

Selain itu, Islam juga melarang berlebih-lebihan dalam berpakaian dan berbangga-bangga dengan pakaian mahal. Kesederhanaan dalam berpakaian merupakan akhlak mulia yang diajarkan Islam. Rasulullah SAW sendiri lebih suka pakaian yang sederhana namun bersih.

Membuka Pakaian

Ketika akan membuka atau melepas pakaian, hendaknya dimulai dari sebelah kiri. Hal ini bertolak belakang dengan saat memakai pakaian yang dimulai dari sebelah kanan. Membuka pakaian sebelah kiri terlebih dahulu merupakan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW.

Selain itu, ketika akan buang air atau mandi, hendaknya tidak melepas seluruh pakaian sekaligus. Dianjurkan untuk menutup aurat dengan kain atau handuk terlebih dahulu sebelum melepas pakaian sepenuhnya.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ

Kesimpulan

Adab berpakaian dalam Islam mengajarkan kita untuk selalu menjaga kesopanan dan ketakwaan dalam setiap penampilan. Dengan berpakaian sesuai syariat, kita tidak hanya mendapatkan pahala, tetapi juga menunjukkan identitas kita sebagai Muslim yang taat kepada Allah.

Artikel Terkait

Link Postingan : https://www.tirinfo.com/adab-berpakaian-dalam-islam/

Hendra WIjaya
Tirinfo
2 minutes.
3 February 2026