Salin dan Bagikan
Adab Sahur di Bulan Ramadhan yang Benar Menurut Sunnah Rasulullah - Pelajari adab dan sunnah sahur di bulan Ramadhan yang sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Temukan tips …

Adab Sahur di Bulan Ramadhan yang Benar Menurut Sunnah Rasulullah

Adab Sahur di Bulan Ramadhan yang Benar Menurut Sunnah Rasulullah

Sahur merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama saat bulan Ramadhan. Sahur bukan sekadar mengisi perut sebelum berpuasa, melainkan memiliki adab dan sunnah khusus yang jika dilakukan akan memberikan keberkahan dan kekuatan dalam menjalani puasa seharian. Dalam artikel ini, kita akan membahas lengkap tentang adab sahur sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Keutamaan Sahur

Sahur adalah makan di malam hari sebelum fajar (imsak) sebagai persiapan berpuasa. Meskipun sahur bersifat sunnah, meninggalkannya berarti meninggalkan sesuatu yang sangat utama dan dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda:

“Makan sahur itu berkah, janganlah kalian meninggalkannya sekalipun hanya dengan seteguk air, karena sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.”

(HR. Ahmad)

Hadits ini menunjukkan bahwa sahur adalah sunnah yang sangat agung dan mendapatkan keberkahan khusus dari Allah SWT serta shalawat dari para malaikat.

Waktu Terbaik untuk Sahur

Waktu Akhir Malam (Dahwatul Khasi)

Waktu paling afdhal untuk sahur adalah di akhir malam, mendekati waktu imsak atau fajar. Rasulullah SAW bersabda:

“Umatku tidak akan tersesat selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Mengakhirkan sahur memberikan keuntungan:

  • Jarak dengan berbuka puasa tidak terlalu lama
  • Tubuh masih memiliki energi saat berpuasa
  • Mendapatkan waktu tidur yang cukup di malam hari

Menghindari Waktu Subuh yang Keliru

Ada orang yang sahur terlalu awal (malam-malam buta) sehingga lapar di siang hari. Ada juga yang terlalu mepet sehingga takut terlewat imsak. Waktu terbaik adalah 30-45 menit sebelum imsak atau fajar.

Adab Sahur Menurut Sunnah

1. Makan dengan Tangan Kanan

Rasulullah SAW selalu memulai segala sesuatu dengan tangan kanan dan mengakhirinya dengan tangan kiri. Makan dengan tangan kanan adalah sunnah yang harus diperhatikan saat sahur.

2. Mengucapkan Basmalah

Sebelum mulai makan sahur, ucapkan basmalah:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.”

3. Membaca Doa Sahur

Terdapat doa khusus yang dibaca saat hendak makan sahur:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ الْمُفَرَّضِ عَلَيَّ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari dari bulan Ramadhan yang wajib atasku sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.”

4. Makan Makanan yang Bergizi

Pilih makanan yang mengandung nutrisi lengkap: karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serat, dan vitamin. Hindari makanan berlemak tinggi dan terlalu manis.

5. Tidak Terlalu Banyak Makan

Makan secukupnya saja, jangan terlalu kenyang hingga mengantuk atau mengganggu pencernaan. Ingat, tujuan sahur adalah untuk memberi energi, bukan untuk kenyang berlebihan.

6. Minum Air yang Cukup

Minum minimal 2-3 gelas air putih saat sahur untuk mencegah dehidrasi saat berpuasa. Hindari minuman berkafein yang bisa menyebabkan dehidrasi.

7. Mengakhiri Sahur dengan Doa

Setelah selesai makan sahur, ucapkan doa:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي وَسَقَانِي وَجَعَلَنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makan dan minum, dan menjadikan aku termasuk orang-orang Muslim.”

1. Makanan Berbasis Karbohidrat Kompleks

Nasi, roti gandum, oatmeal, atau singkong memberikan energi tahan lama yang dibutuhkan tubuh saat berpuasa.

2. Protein Berkualitas

Telur, ikan, daging, atau tahu tempe memberikan protein untuk menjaga massa otot dan memberi rasa kenyang lebih lama.

3. Buah-buahan dan Sayuran

Buah dan sayur memberikan serat, vitamin, dan mineral. Pilih buah yang mengandung banyak air seperti semangka, melon, atau jeruk.

4. Susu atau Yogurt

Produk olahan susu memberikan kalsium dan protein. Yogurt juga membantu pencernaan.

5. Kurma

Kurma adalah buah terbaik untuk sahur mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Kurma mengandung gula alami, serat, dan nutrisi lengkap.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Sahur

1. Sahur dengan Makanan Gorengan

Gorengan berlemak tinggi menyebabkan kantuk, gangguan pencernaan, dan tidak memberi energi tahan lama.

2. Sahur dengan Makanan Terlalu Manis

Makanan manis menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat turun lagi, membuat kita mudah lapar di siang hari.

3. Sahur Terlalu Dini atau Terlalu Malam

Sahur terlalu dini membuat lapar lebih cepat, sahur terlalu malam berisiko terlewat waktu imsak.

4. Tidak Minum Air yang Cukup

Minum terlalu sedikit saat sahur menyebabkan dehidrasi dan sakit kepala saat berpuasa.

5. Sahur dengan Porsi Terlalu Besar

Makan terlalu banyak menyebabkan mengantuk, lesu, dan gangguan pencernaan.

Tips Sahur untuk Anak-anak

1. Bangunkan dengan Lembut

Bangunkan anak untuk sahur dengan suara lembut dan penuh kasih sayang, bukan dengan teriakan.

2. Sediakan Makanan Favorit

Sediakan menu sahur yang disukai anak agar mereka semangat sahur.

3. Jangan Memaksa

Jika anak benar-benar tidak kuat sahur, jangan memaksa. Ingatkan mereka bahwa sahur adalah sunnah, bukan wajib.

4. Ajari Doa-doa

Ajari anak doa sebelum dan sesudah sahur agar mereka terbiasa dengan adab makan.

5. Buat Suasana Ceria

Buat suasana sahur menjadi momen keluarga yang ceria dengan bercerita atau bernyanyi bersama.

Doa-doa saat Sahur

Doa Mohon Kekuatan Berpuasa

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى صِيَامِهِ وَقِيَامِهِ وَأَجْمَعِينِي

Artinya: “Ya Allah, tolonglah aku untuk berpuasa dan shalat malam, serta terimalah amalanku.”

Doa Mohon Keberkahan

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: “Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari siksa neraka.”

Keutamaan Spiritual Sahur

1. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Waktu sahur adalah waktu mustajab untuk berdoa. Allah SWT turun ke langit dunia di sepertiga malam terakhir dan mengabulkan doa-doa hamba-hamba-Nya.

2. Mendapatkan Shalawat Malaikat

Seperti disebutkan dalam hadits, orang yang sahur mendapatkan shalawat dari para malaikat. Ini adalah karunia besar yang tidak boleh dilewatkan.

3. Memperkuat Niat Puasa

Sahur memperkuat niat puasa karena merupakan persiapan fisik sebelum berpuasa. Orang yang sahur lebih siap secara mental dan fisik untuk menjalani puasa.

4. Menyegerakan Kebaikan

Sahur termasuk dalam kategori menyegerakan kebaikan, yaitu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk beribadah dan persiapan ibadah.

Kesimpulan

Sahur adalah sunnah yang sangat agung dan penuh keberkahan. Dengan mengamalkan adab-adab sahur sesuai sunnah Rasulullah SAW, kita tidak hanya memperkuat fisik untuk berpuasa tetapi juga mendapatkan pahala dan shalawat dari Allah SWT serta para malaikat-Nya.

Jadikan sahur sebagai bagian tak terpisahkan dari rutinitas Ramadhan Anda. Persiapkan menu yang sehat, niatkan dengan ikhlas, dan nikmati keberkahan yang Allah SWT berikan melalui sahur ini.

Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk istiqomah bangun sahur dan menjalankan puasa dengan sempurna. Aamiin.

Artikel Terkait

Link Postingan : https://www.tirinfo.com/adab-sahur-di-bulan-ramadhan-yang-benar-menurut-sunnah-rasulullah/

Hendra WIjaya
Tirinfo
5 minutes.
3 February 2026