Menu
📱 Lihat versi lengkap (non-AMP)
Keuangan Tips

Cara Mengelola Keuangan Pribadi untuk Pemula

Editor: Hendra WIjaya
Update: 7 January 2026
Baca: 4 menit

Mengelola keuangan pribadi adalah skill penting untuk masa depan yang lebih baik. Mari pelajari caranya.

Prinsip Dasar Keuangan

Rumus 50/30/20

50% - Kebutuhan (Needs)
     - Tempat tinggal
     - Makanan
     - Transportasi
     - Utilities
     - Asuransi

30% - Keinginan (Wants)
     - Hiburan
     - Makan di luar
     - Hobi
     - Langganan streaming

20% - Tabungan & Investasi
     - Dana darurat
     - Investasi
     - Bayar hutang

Contoh Penerapan

Gaji: Rp 10.000.000

Kebutuhan (50%): Rp 5.000.000
- Kos/Kontrakan: Rp 2.000.000
- Makan: Rp 1.500.000
- Transport: Rp 500.000
- Listrik/Air: Rp 500.000
- Internet: Rp 300.000
- BPJS: Rp 200.000

Keinginan (30%): Rp 3.000.000
- Hiburan: Rp 1.000.000
- Makan di luar: Rp 1.000.000
- Belanja: Rp 500.000
- Streaming: Rp 200.000
- Self-care: Rp 300.000

Tabungan (20%): Rp 2.000.000
- Dana darurat: Rp 1.000.000
- Investasi: Rp 1.000.000

Membuat Budget

Track Pengeluaran

Metode pencatatan:
1. Aplikasi (Money Lover, Wallet)
2. Spreadsheet (Google Sheets)
3. Buku catatan manual

Yang perlu dicatat:
- Tanggal
- Kategori
- Jumlah
- Deskripsi
- Metode bayar

Template Budget Bulanan

PEMASUKAN
---------
Gaji pokok:           Rp 10.000.000
Bonus/THR:            Rp        0
Freelance:            Rp  1.000.000
Passive income:       Rp    500.000
---------------------------------
Total Pemasukan:      Rp 11.500.000

PENGELUARAN TETAP
-----------------
Kos/Cicilan:          Rp  2.500.000
Listrik:              Rp    300.000
Internet:             Rp    300.000
BPJS:                 Rp    200.000
Asuransi:             Rp    500.000
---------------------------------
Subtotal:             Rp  3.800.000

PENGELUARAN VARIABEL
--------------------
Makan:                Rp  1.500.000
Transport:            Rp    500.000
Hiburan:              Rp  1.000.000
Belanja:              Rp    500.000
---------------------------------
Subtotal:             Rp  3.500.000

TABUNGAN & INVESTASI
--------------------
Dana darurat:         Rp  1.000.000
Investasi:            Rp  1.500.000
Tabungan tujuan:      Rp  1.000.000
---------------------------------
Subtotal:             Rp  3.500.000

TOTAL PENGELUARAN:    Rp 10.800.000
SISA:                 Rp    700.000

Dana Darurat

Berapa yang Dibutuhkan?

Single (Lajang):
- 3-6 bulan pengeluaran
- Contoh: Rp 5.000.000 x 6 = Rp 30.000.000

Menikah tanpa anak:
- 6-9 bulan pengeluaran
- Contoh: Rp 8.000.000 x 9 = Rp 72.000.000

Menikah dengan anak:
- 9-12 bulan pengeluaran
- Contoh: Rp 10.000.000 x 12 = Rp 120.000.000

Freelancer/Pengusaha:
- 12+ bulan pengeluaran

Tempat Menyimpan Dana Darurat

Prioritas:
1. Tabungan bank (cair, aman)
2. Deposito (bunga sedikit lebih tinggi)
3. Reksadana pasar uang (return lebih baik)

Jangan:
- Saham (volatil)
- Crypto (sangat volatil)
- Properti (tidak likuid)

Mengelola Hutang

Prioritas Bayar Hutang

Metode Avalanche (Matematika optimal):
1. Bayar minimum semua hutang
2. Sisanya untuk hutang bunga tertinggi

Contoh:
- Kartu kredit A: 2.5%/bulan
- Kartu kredit B: 2%/bulan
- KTA: 1.5%/bulan
→ Prioritas: A → B → KTA

Metode Snowball (Motivasi):
1. Bayar hutang terkecil dulu
2. Rasakan "kemenangan" cepat
3. Lanjut ke hutang berikutnya

Debt-to-Income Ratio

Rumus:
DTI = (Total Cicilan / Pendapatan) x 100%

Target: < 30%

Contoh:
Gaji: Rp 10.000.000
Cicilan motor: Rp 1.500.000
Cicilan HP: Rp 500.000
DTI = (2.000.000 / 10.000.000) x 100% = 20% ✓

Investasi untuk Pemula

Jenis Investasi

Low Risk (Pemula):
- Deposito (4-6% p.a.)
- Reksadana pasar uang (5-7% p.a.)
- SBN (Sukuk/ORI) (6-7% p.a.)

Medium Risk:
- Reksadana pendapatan tetap
- Reksadana campuran
- Obligasi korporasi

High Risk:
- Reksadana saham
- Saham individual
- Crypto

Mulai Investasi

Langkah:
1. Dana darurat minimal 3 bulan ✓
2. Tidak ada hutang konsumtif ✓
3. Tentukan tujuan investasi
4. Pilih jenis investasi sesuai profil risiko
5. Mulai dengan nominal kecil
6. Konsisten setiap bulan

Platform investasi:
- Bibit, Bareksa (reksadana)
- Stockbit, Ajaib (saham)
- SBN (obligasi negara)

Dollar Cost Averaging (DCA)

Konsep:
- Investasi rutin setiap bulan
- Jumlah sama regardless harga
- Rata-rata harga beli lebih optimal

Contoh:
Bulan 1: Rp 1.000.000 → Harga 10.000 → 100 unit
Bulan 2: Rp 1.000.000 → Harga 8.000 → 125 unit
Bulan 3: Rp 1.000.000 → Harga 12.000 → 83 unit
Total: 308 unit, Avg price: Rp 9.740

Tips Hemat

Pengeluaran yang Bisa Dikurangi

Makanan:
- Meal prep di rumah
- Bawa bekal ke kantor
- Kurangi kopi takeaway

Transport:
- Gunakan transportasi umum
- Carpool dengan teman

Hiburan:
- Share subscription dengan keluarga
- Manfaatkan promo/cashback
- Cari hiburan gratis

Belanja:
- Tunggu 24 jam sebelum beli
- Buat wishlist, review bulanan
- Manfaatkan sale besar

Mindset Hemat vs Pelit

Hemat:
✓ Beli sesuai kebutuhan
✓ Cari value terbaik
✓ Investasi untuk masa depan
✓ Tetap enjoy hidup

Pelit:
✗ Tidak mau keluar uang sama sekali
✗ Mengorbankan kesehatan
✗ Mengorbankan hubungan sosial
✗ Stres dengan uang

Financial Goals

SMART Goals

Specific (Spesifik):
"Punya dana darurat Rp 30 juta"
bukan "Mau menabung"

Measurable (Terukur):
"Tabung Rp 2.5 juta/bulan"

Achievable (Dapat dicapai):
Sesuaikan dengan income

Relevant (Relevan):
Sesuai prioritas hidup

Time-bound (Ada deadline):
"Tercapai dalam 12 bulan"

Contoh Financial Goals

Short-term (< 1 tahun):
- Dana darurat 3 bulan
- Liburan Rp 5 juta
- Gadget baru Rp 10 juta

Medium-term (1-5 tahun):
- DP mobil Rp 50 juta
- Dana nikah Rp 100 juta
- Kursus/sertifikasi Rp 20 juta

Long-term (> 5 tahun):
- DP rumah Rp 200 juta
- Dana pensiun Rp 5 milyar
- Dana pendidikan anak

Tools dan Aplikasi

Aplikasi Keuangan

Pencatatan:
- Money Lover
- Wallet by BudgetBakers
- Spendee

Investasi:
- Bibit
- Bareksa
- Stockbit
- Ajaib

All-in-one:
- Jenius
- Jago
- Blu

Spreadsheet Template

Columns untuk tracking:
A: Tanggal
B: Kategori
C: Deskripsi
D: Pemasukan
E: Pengeluaran
F: Metode bayar
G: Notes

Formula berguna:
=SUM(D:D) - Total pemasukan
=SUM(E:E) - Total pengeluaran
=SUMIF(B:B,"Makan",E:E) - Total per kategori

Review Keuangan

Kapan Review?

Harian:
- Track pengeluaran

Mingguan:
- Review spending vs budget
- Adjust if needed

Bulanan:
- Total income vs expense
- Progress ke goals
- Next month planning

Tahunan:
- Net worth calculation
- Goal achievement review
- Next year financial goals

Kesimpulan

Mengelola keuangan adalah marathon, bukan sprint. Mulai dari yang sederhana: track pengeluaran, buat budget, dan konsisten. Perbaiki pelan-pelan seiring waktu.

Artikel Terkait

Bagikan:

Link Postingan: https://www.tirinfo.com/cara-mengelola-keuangan-pribadi/