Menu
📱 Lihat versi lengkap (non-AMP)
Ramadhan Tips Kesehatan

Cara Menghilangkan Rasa Mengantuk saat Puasa Ramadhan di Siang Hari

Editor: Hendra WIjaya
Update: 3 February 2026
Baca: 5 menit

Cara Menghilangkan Rasa Mengantuk saat Puasa Ramadhan di Siang Hari

Rasa mengantuk adalah tantangan umum yang dihadapi oleh setiap Muslim saat berpuasa Ramadhan, terutama di siang hari. Perubahan pola tidur akibat sahur dan tarawih, ditambah dengan tidak adanya asupan makanan dan minuman selama siang hari, membuat tubuh cenderung lemas dan mengantuk. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara-cara praktis untuk menghilangkan rasa mengantuk saat puasa.

Memahami Penyebab Mengantuk saat Puasa

1. Perubahan Pola Tidur

Saat Ramadhan, pola tidur kita berubah drastis:

  • Bangun lebih awal untuk sahur (sekitar pukul 03.00-04.00)
  • Tidur siang yang berkurang atau tidak ada
  • Shalat tarawih yang membuat tidur lebih malam
  • Kurangnya waktu tidur total (idealnya 7-8 jam, menjadi 5-6 jam)

2. Penurunan Gula Darah

Setelah beberapa jam berpuasa, gula darah menurun:

  • Tubuh kekurangan energi
  • Otak kekurangan glukosa
  • Muncul rasa lemas dan mengantuk

3. Dehidrasi

Meski tidak minum, tubuh tetap kehilangan cairan melalui:

  • Berkeringat
  • Buang air kecil
  • Pernapasan
  • Dehidrasi ringan menyebabkan kelelahan

4. Pencernaan yang Bekerja

Saat puasa, tubuh tetap bekerja:

  • Metabolisme terus berjalan
  • Energi digunakan untuk fungsi tubuh
  • Hal ini menyebabkan kelelahan

Strategi Mencegah Mengantuk

1. Tidur Cukup di Malam Hari

Target waktu tidur:

  • Tidur setelah tarawhir: pukul 22.00-23.00
  • Bangun sahur: pukul 03.00-04.00
  • Tidur lagi setelah sahur: 30-60 menit
  • Total: 6-7 jam (cukup untuk sebagian orang)

Tips tidur berkualitas:

  • Matikan lampu dan gadget 1 jam sebelum tidur
  • Pastikan kamar gelap, tenang, dan nyaman
  • Hindari kopi dan teh setelah maghrib
  • Tidur dalam posisi yang nyaman

2. Tidur Siang (Qailulah)

Tidur siang adalah sunnah dan sangat efektif untuk mengembalikan energi:

Durasi ideal: 15-30 menit

  • Lebih dari 30 menit bisa menyebabkan “sleep inertia” (mengantuk parah saat bangun)
  • Kurang dari 10 menit mungkin tidak cukup efektif

Waktu terbaik:

  • Setelah shalat dzuhur hingga ashar
  • Idealnya pukul 13.00-14.00
  • Atur alarm agar tidak terlalu lama

Cara tidur siang:

  • Cari tempat yang tenang dan nyaman
  • Gunakan bantal atau sandaran
  • Atur alarm 20-30 menit
  • Tidur dengan posisi bersandar (tidak full berbaring)

3. Pilih Makanan yang Tepat saat Sahur

Makanan yang salah saat sahur menyebabkan mengantuk parah:

Hindari:

  • Gorengan berlebihan (sulit dicerna, membuat kantuk)
  • Karbohidrat sederhana (nasi putih, gula) yang bikin gula darah naik turun
  • Makanan terlalu berat
  • Minuman berkafein (meski bikin melek, tapi menyebabkan kantuk kemudian)

Pilih:

  • Karbohidrat kompleks (oatmeal, gandum, nasi merah)
  • Protein (telur, ikan, tahu, kacang)
  • Sayuran (bayam, brokoli)
  • Buah (pisang, pepaya untuk energi tahan lama)
  • Minum cukup air

4. Minum Air yang Cukup

Dehidrasi menyebabkan kelelahan:

  • Minum minimal 2-3 gelas saat sahur
  • Minum 3-4 gelas saat berbuka
  • Total: 8 gelas sehari
  • Hindari kopi dan teh (diuretik, menyebabkan dehidrasi)

Tips Mengatasi Mengantuk Saat Terjadi

1. Pindah Tempat atau Posisi

Jika mengantuk di tempat yang sama:

  • Pindah ke ruangan lain
  • Kerja standing di meja berdiri
  • Duduk di kursi yang lebih tegak
  • Pindah ke tempat yang lebih terang atau lebih sejuk

2. Lakukan Gerakan Ringan

Gerakan fisik membantu mengusir ngantuk:

Stretching:

  • Rentangkan tangan ke atas
  • Putar leher kiri-kanan
  • Peregangan bahu
  • Peregangan punggung

Jalan Kaki:

  • Jalan kaki 5-10 menit
  • Naik turun tangga
  • Peregangan kaki

Latihan Ringan:

  • Push up di dinding 10-15 kali
  • Squat 10-15 kali
  • Jumping jack 20 kali (jika tidak terlalu berenergi)

3. Cuci Muka dengan Air Dingin

Air dingin membantu:

  • Menyegarkan wajah
  • Merefresh otak
  • Mengurangi rasa lelah
  • Memberi sensasi segar

Cara:

  • Cuci muka dengan air dingin
  • Basuh pergelangan tangan
  • Basuh leher belakang
  • Keringkan dengan handuk

4. Minum Air Dingin (Setelah Berbuka)

Saat sudah berbuka, minum air dingin dapat membantu menyegarkan:

  • Minum perlahan
  • Biarkan air dingin meresap
  • Merangsang saraf dan mengurangi ngantuk

5. Gosok-Gosok Gigi

Gosok gigi atau berkumur:

  • Memberi sensasi segar
  • Membersihkan mulut
  • Merangsang otak
  • Mengurangi rasa lelah

6. Makan Camilan Sehat (Setelah Berbuka)

Setelah berbuka, camilan sehat membantu mengembalikan energi:

  • Buah segar (apel, jeruk)
  • Kacang almond atau kenari
  • Yoghurt
  • Biskuit gandum

Hindari camilan manis berlebihan yang bikin ngantuk!

7. Dzikir dan Doa

Aktivitas spiritual membantu mengusir ngantuk:

  • Baca Al-Quran dengan suara
  • Berdzikir (Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar)
  • Berdoa dengan sungguh-sungguh
  • Ingatkan diri tentang pahala puasa

8. Kerjakan Tugas yang Menantang

Alihkan perhatian ke tugas yang:

  • Membutuhkan fokus tinggi
  • Menantang otak
  • Menarik perhatian
  • Tidak monoton

Hindari tugas membosankan yang memperburuk ngantuk.

9. Ngobrol dengan Orang Lain

Berbicara dengan rekan:

  • Mengalihkan perhatian
  • Merangsang otak
  • Mengurangi rasa lelah
  • Memberi motivasi

10. Dengarkan Musik atau Audio

Musik atau audio yang energik:

  • Musik instrumental upbeat
  • Podcast motivasi
  • Ceramah agama
  • Alunan suara alam

Gunakan earphone agar tidak mengganggu orang lain.

Pola Tidur Ideal saat Puasa

Versi Ideal (7-8 Jam Tidur)

Malam:

  • 22.00: Tidur
  • 03.30: Bangun sahur
  • 04.30: Shalat subuh + dzikir
  • 05.00: Tidur lagi

Pagi:

  • 06.30: Bangun + persiapan kerja/sekolah
  • 08.00: Berangkat

Siang:

  • 13.00: Shalat dzuhur
  • 13.30: Tidur siang 30 menit
  • 14.00: Lanjut aktivitas

Total tidur: 6 jam (malam) + 1 jam (siang) = 7 jam

Versi Praktis (6 Jam Tidur)

Malam:

  • 23.00: Tidur setelah tarawih
  • 03.30: Bangun sahur
  • 04.30: Shalat subuh
  • 05.00: Tidur lagi

Pagi:

  • 06.00: Bangun + siap-siap

Siang:

  • 13.00: Tidur siang 30 menit

Total tidur: 5 jam (malam) + 0.5 jam (siang) = 5.5 jam

Catatan: 5-6 jam cukup untuk sebagian orang, tapi idealnya 7-8 jam

Makanan dan Minuman Anti-Mengantuk

1. Makanan Berprotein Tinggi

Protein membantu menjaga energi:

  • Telur
  • Ikan
  • Daging tanpa lemak
  • Tahu dan tempe
  • Kacang-kacangan

2. Buah yang Memberi Energi

Buah dengan gula alami:

  • Pisang (karbohidrat kompleks)
  • Apel
  • Anggur
  • Pepaya
  • Jeruk

3. Sayuran Hijau

Sayuran mengandung vitamin B:

  • Bayam
  • Kangkung
  • Brokoli
  • Asparagus

4. Minuman yang Menyegarkan (Setelah Berbuka)

  • Air putih dingin
  • Jus jeruk segar
  • Teh hijau (sedikit kafein, antioksidan)
  • Infused water (lemon, mint)

5. Camilan Energi

  • Kacang almond
  • Coklat hitam (dark chocolate)
  • Yoghurt
  • Biji chia

Tips untuk Situasi Khusus

1. Saat Bekerja/Kantor

  • Tidur siang di mobil/ruang meeting
  • Gunakan meja berdiri (standing desk)
  • Kerjakan tugas prioritas pagi hari
  • Stretching di meja setiap jam
  • Minum air putih banyak (setelah berbuka)

2. Saat Belajar/Sekolah

  • Tidur siang di perpustakaan/kelas
  • Duduk di depan kelas
  • Catat dengan tangan (aktivasi otak)
  • Diskusi dengan teman
  • Minum air putih saat istirahat (setelah berbuka)

3. Saat di Rumah

  • Tidur siang di tempat yang nyaman
  • Kerjakan pekerjaan rumah ringan
  • Olahraga ringan sore hari (setelah ashar/berbuka)
  • Jalan-jalan di sekitar rumah

4. Saat Mengemudi

Sangat berbahaya!

  • Hindari mengemudi saat mengantuk parah
  • Istirahat di rest area
  • Minum kopi (setelah berbuka) jika urgent
  • Minta orang lain mengganti menyetir
  • Buka jendela untuk udara segar

Kesimpulan

Mengantuk saat puasa adalah hal yang wajar dan bisa diatasi dengan strategi yang tepat. Kuncinya adalah:

  1. Tidur cukup di malam hari (6-8 jam total)
  2. Tidur siang 15-30 menit
  3. Pilih makanan yang tepat saat sahur
  4. Minum air yang cukup
  5. Lakukan aktivitas fisik ringan saat ngantuk
  6. Alihkan perhatian ke hal-hal menarik

Puasa mengajarkan kita untuk tetap produktif meski dalam kondisi tidak ideal. Dengan tips-tips di atas, semoga kita bisa menjalani puasa dengan lebih berenergi dan khusyuk.

Jika ngantuk parah dan berisiko (seperti saat mengemudi), segera istirahat. Kesehatan dan keselamatan adalah prioritas utama.

Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita untuk menjalani puasa dengan penuh semangat. Aamiin.

اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ

Artinya: “Ya Allah, tolonglah kami untuk berpuasa dan shalat malam.”

Artikel Terkait

Bagikan:

Link Postingan: https://www.tirinfo.com/cara-menghilangkan-rasa-mengantuk-saat-puasa-ramadhan-di-siang-hari/