Menu
📱 Lihat versi lengkap (non-AMP)
Investasi

Diversifikasi Investasi Cara Mengurangi Risiko

Editor: Hendra WIjaya
Update: 30 November 2025
Baca: 1 menit

Apa Itu Diversifikasi Investasi?

Diversifikasi adalah strategi menyebarkan investasi ke berbagai aset untuk mengurangi risiko kerugian.

Prinsip Diversifikasi

“Don’t Put All Your Eggs in One Basket”

Dengan menyebarkan investasi, jika satu aset mengalami penurunan, aset lainnya masih bisa memberikan return positif.

Jenis-Jenis Diversifikasi

  1. Diversifikasi Aset

    • Saham
    • Obligasi
    • Properti
    • Emas
    • Reksa dana
  2. Diversifikasi Sektor

    • Teknologi
    • Keuangan
    • Kesehatan
    • Konsumer
    • Energi
  3. Diversifikasi Geografis

    • Domestik
    • Regional
    • Global

Cara Melakukan Diversifikasi

Untuk Pemula

Mulai dengan reksa dana yang sudah terdiversifikasi secara otomatis. Pelajari lebih lanjut tentang investasi untuk pemula.

Untuk Investor Menengah

  1. Alokasi aset seimbang
  2. 60% saham, 30% obligasi, 10% emas
  3. Sesuaikan dengan profil risiko

Untuk Investor Berpengalaman

  • Include alternative investment
  • Real estate crowdfunding
  • P2P lending
  • Cryptocurrency (max 5-10%)

Kesalahan Diversifikasi

  1. Over-diversifikasi

    • Terlalu banyak aset
    • Sulit dimonitor
    • Return terdilusi
  2. False diversification

    • Investasi di aset yang berkorelasi tinggi
    • Tidak mengurangi risiko secara efektif

Rebalancing Portfolio

Lakukan rebalancing secara berkala:

  • Setiap 6 bulan atau 1 tahun
  • Setelah perubahan besar di pasar
  • Saat ada perubahan tujuan finansial

Kesimpulan

Diversifikasi adalah kunci manajemen risiko yang efektif. Pastikan Anda sudah memiliki dana darurat sebelum mulai berinvestasi, dan selalu sesuaikan strategi dengan perencanaan keuangan Anda.

Artikel Terkait

Bagikan:

Link Postingan: https://www.tirinfo.com/diversifikasi-investasi-cara-mengurangi-risiko/