Salin dan Bagikan
Keutamaan Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan dan Cara Menghaparkannya - Pelajari keutamaan malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan. Temukan ciri-ciri dan …

Keutamaan Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan dan Cara Menghaparkannya

Keutamaan Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan dan Cara Menghaparkannya

Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa di bulan Ramadhan. Malam ini dinamakan “malam kemuliaan” atau “malam takdir” karena pada malam ini diturunkannya Al-Quran dan ditetapkannya takdir untuk setiap makhluk. Dalam artikel ini, kita akan membahas lengkap tentang keutamaan, ciri-ciri, dan cara mendapatkan Lailatul Qadar.

Pengertian Lailatul Qadar

Lailatul Qadar berasal dari dua kata: “lailah” (malam) dan “qadar” (kemuliaan/takdir). Malam ini disebut Lailatul Qadar karena:

  • Malam ini sangat mulia dan penuh keberkahan
  • Pada malam ini ditetapkan takdir (qadar) untuk makhluk-makhluk Allah SWT
  • Amal di malam ini bernilai lebih baik dari seribu bulan
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya: “Malam kemuliaan (Lailatul Qadar) lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

Dengan satu malam Lailatul Qadar, kita bisa mendapatkan pahala ibadah selama 83 tahun (seribu bulan ÷ 12 bulan = 83,3 tahun). Ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan.

Keutamaan Lailatul Qadar

1. Lebih Baik dari Seribu Bulan

Seperti yang disebutkan dalam Al-Quran, satu malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan. Jika kita beribadah di malam ini, pahalanya setara dengan beribadah selama 83 tahun lebih.

2. Turunnya Al-Quran

Al-Quran pertama kali diturunkan pada malam Lailatul Qadar dari Lauhul Mahfuz ke langit dunia (Baitul Izzah), kemudian diturunkan secara bertahap kepada Rasulullah SAW selama 23 tahun.

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan (Lailatul Qadar).” (QS. Al-Qadr: 1)

3. Malaikat dan Ruh Turun ke Dunia

Pada malam Lailatul Qadar, malaikat-malaikat dan Ruh (Jibril) turun ke dunia dengan izin Allah SWT untuk memberi salam kepada orang-orang yang beribadah.

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ

Artinya: “Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” (QS. Al-Qadr: 4)

4. Malam Penuh Kedamaian

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh dengan kedamaian dan keberkahan hingga terbit fajar.

سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Artinya: “Malam itu (penuh dengan) kesejahteraan sampai terbitnya fajar.” (QS. Al-Qadr: 5)

5. Ditetapkannya Takdir

Pada malam ini, Allah SWT menetapkan takdir untuk makhluk-makhluk-Nya untuk tahun yang akan datang, termasuk rezeki, ajal, dan segala urusan.

Kapan Malam Lailatul Qadar?

Waktu Kemunculan Lailatul Qadar

Lailatul Qadar terjadi pada malam hari (bukan siang hari) di bulan Ramadhan. Berdasarkan riwayat hadits, Rasulullah SAW bersabda:

“Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

10 Malam Terakhir Ramadhan

Sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah waktu paling mungkin terjadinya Lailatul Qadar. Malam-malam ini sangat istimewa dan sebaiknya diisi dengan ibadah intensif.

Malam Ganjil di Sepuluh Malam Terakhir

Mayoritas ulama berpendapat bahwa Lailatul Qadar lebih besar kemungkinannya terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir, yaitu:

  • Malam ke-21 (tanggal 21 Ramadhan)
  • Malam ke-23 (tanggal 23 Ramadhan)
  • Malam ke-25 (tanggal 25 Ramadhan)
  • Malam ke-27 (tanggal 27 Ramadhan)
  • Malam ke-29 (tanggal 29 Ramadhan)

Malam ke-27 Ramadhan adalah malam yang paling sering disebut-sebut dalam hadits-hadits tentang Lailatul Qadar.

Kemungkinan di Malam Lain

Meskipun kemungkinan terbesar ada di 10 malam terakhir, Lailatul Qadar bisa terjadi di malam mana saja di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, sebaiknya kita memperbanyak ibadah sepanjang Ramadhan.

Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar

1. Malam yang Tenang dan Teduh

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat tenang, teduh, dan damai. Udara terasa segar dan hati terasa tenteram.

2. Tidak Terlalu Panas dan Tidak Terlalu Dingin

Suhu malam Lailatul Qadar terasa nyaman, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

3. Bulan Tampak Terpotong seperti Sabit

Rasulullah SAW bersabda:

“Lailatul Qadar itu tampak pada malam yang cerah, tidak panas dan tidak dingin, dan pada malam itu tampak bulan sepotong seperti piring.”

(HR. Baihaqi)

4. Matahari Terbit Tidak Bersinar Terik

Setelah malam Lailatul Qadar, matahari terbit tanpa sinar yang terik seperti biasanya. Matahari tampak kemerah-merahan dan lemah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Hari setelah Lailatul Qadar, matahari terbit putih bersih tanpa sinar, hingga terbitlah matahari.”

(HR. Muslim)

Cara Mendapatkan Lailatul Qadar

1. I’tikaf di 10 Malam Terakhir

I’tikaf adalah berdiam diri di masjid untuk beribadah. I’tikaf di 10 malam terakhir Ramadhan adalah cara terbaik untuk tidak melewatkan Lailatul Qadar.

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Barangsiapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Memperbanyak Shalat Malam (Qiyamul Lail)

Shalat malam atau tahajud adalah ibadah utama di malam Lailatul Qadar. Shalatlah sebanyak mungkin, minimal 2 rakaat, maksimal sesuai kemampuan.

3. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Ucapkan dzikir dan istighfar sebanyak mungkin di malam-malam Ramadhan, terutama di malam-malam ganjil sepuluh malam terakhir.

4. Membaca Al-Quran

Membaca Al-Quran di malam Lailatul Qadar mendapatkan pahala luar biasa. Bacalah Al-Quran dengan tartil dan penuh penghayatan.

5. Berdoa dengan Sungguh-Sungguh

Malam Lailatul Qadar adalah malam mustajab. Panjatkan doa-doa Anda dengan sungguh-sungguh, terutama doa-doa besar yang belum terkabul.

Doa Khusus Lailatul Qadar

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku.”

Rasulullah SAW mengajarkan doa ini kepada Aisyah RA untuk dibaca di malam Lailatul Qadar. Doa ini meminta ampunan Allah SWT yang merupakan karunia terbesar.

Amalan di Malam Lailatul Qadar

1. Shalat Tahajud

Shalat tahajud minimal 2 rakaat, lebih banyak lebih baik. Shalat ini bisa dilakukan setelah tidur sejenak atau langsung setelah shalat Isya.

2. Shalat Witir

Shalat witir adalah penutup shalat malam. Lakukan dengan khusyuk dan panjatkan doa qunut.

3. Tadarus Al-Quran

Bacalah Al-Quran sebanyak mungkin. Usahakan untuk khatam minimal satu juz di malam Lailatul Qadar.

4. Berdzikir

Ucapkan dzikir-dzikir seperti:

  • Subhanallah
  • Alhamdulillah
  • La ilaha illallah
  • Allahu Akbar
  • Astaghfirullah

5. Berdoa untuk Umat Islam

Jangan lupa berdoa untuk saudara-saudara Muslim di seluruh dunia, terutama yang sedang dalam kesulitan dan musibah.

Kesalahan dalam Menghadapi Lailatul Qadar

1. Mengira Lailatul Qadar Pasti Malam ke-27

Banyak orang yang hanya fokus ibadah di malam ke-27 dan mengabaikan malam-malam lainnya. Padahal Lailatul Qadar bisa jatuh di malam mana saja.

2. Tidur di Malam Lailatul Qadar

Tidur di malam-masuknya Lailatul Qadar adalah kerugian besar. Malam ini adalah kesempatan emas yang hanya datang sekali setahun.

3. Ibadah dengan Terburu-buru

Ibadah yang terburu-buru dan tidak khusyuk mengurangi nilai amalan. Lakukan ibadah dengan tenang dan penuh penghayatan.

4. Mengabaikan Shalat Fardhu

Ibadah sunah tidak boleh mengganggu shalat fardhu. Prioritaskan shalat fardhu tepat waktu.

Kesimpulan

Lailatul Qadar adalah malam paling istimewa di bulan Ramadhan yang memberikan pahala lebih baik dari seribu bulan. Dengan keutamaan pengampunan dosa, turunnya Al-Quran, dan ditetapkannya takdir, malam ini adalah kesempatan emas bagi setiap Muslim.

Jangan lewatkan Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah di 10 malam terakhir Ramadhan, terutama di malam-malam ganjil. Lakukan i’tikaf, shalat malam, membaca Al-Quran, dan berdoa dengan sungguh-sungguh.

Semoga Allah SWT memberikan kita keberkahan untuk bertemu dengan Lailatul Qadar dan mengampuni dosa-dosa kita. Aamiin.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي وَعَفُ عَنْ أَهْلِي وَأَحِبَّائِي وَأُمَّةِ مُحَمَّدٍ أَجْمَعِينَ

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku, keluargaku, orang-orang yang kucintai, dan seluruh umat Muhammad.”

Artikel Terkait

Link Postingan : https://www.tirinfo.com/keutamaan-malam-lailatul-qadar-di-bulan-ramadhan-dan-cara-menghaparkannya/

Hendra WIjaya
Tirinfo
5 minutes.
3 February 2026