Resep Kolak Pisang Khas Ramadhan yang Enak dan Mudah Dibuat
Resep Kolak Pisang Khas Ramadhan yang Enak dan Mudah Dibuat
Kolak pisang adalah menu tak terpisahkan dari tradisi buka puasa di Indonesia. Hidangan manis berkuah santan ini tidak hanya lezat, tetapi juga memberikan energi cepat setelah seharian berpuasa. Dalam artikel ini, kami akan berbagi resep kolak pisang khas Ramadhan yang enak, legit, dan mudah dibuat di rumah.
Sejarah Kolak di Indonesia
Kolak merupakan hidangan tradisional Indonesia yang berasal dari Jawa. Kata “kolak” berasal dari bahasa Jawa yang berarti menggoyangkan atau mengaduk-aduk. Hidangan ini awalnya adalah makanan rakyat yang terbuat dari pisang atau ubi direbus dengan gula merah dan santan.
Seiring perkembangan zaman, kolak menjadi identik dengan bulan Ramadhan. Penjual kolak atau yang dikenal dengan “badan kolak” menjadi pemandangan umum menjelang berbuka puasa, terutama di Jawa.
Mengapa Kolak Cocok untuk Buka Puasa?
1. Memberi Energi Cepat
Kolak mengandung gula alami dari gula merah yang memberikan energi cepat setelah seharian berpuasa.
2. Mengandung Nutrisi Lengkap
Kandungan kolak:
- Karbohidrat dari pisang dan ubi
- Protein dari kacang dan santan
- Lemak sehat dari santan
- Vitamin dan mineral dari buah
3. Mudah Dicerna
Kolak lunak dan berkuah sehingga mudah dicerna oleh perut yang seharian beristirahat.
4. Menghangatkan Tubuh
Kolak yang disajikan hangat dapat menghangatkan tubuh dan mengembalikan tenaga.

Resep Kolak Pisang Klasik
Bahan-bahan
Bahan Utama:
- 5 buah pisang kepok atau pisang tanduk (potong-potong)
- 200 gram ubi jalar/orange (kupas, potong dadu)
- 100 gram kacang tanah (kupas, rebus setengah matang)
- 100 gram kolang-kaling (siangi, rebus)
- 2 lembar daun pandan (ikat)
- 1 batang kayu manis (opsional)
Bahan Kuah:
- 800 ml santan kental (dari 1 butir kelapa)
- 400 ml santan encer
- 200 gram gula merah (sisir)
- 100 gram gula pasir (sesuaikan selera)
- 1/2 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh vanili bubuk
Bahan Pelengkap:
- 1 sendok makan tepung beras (dilarutkan dengan sedikit air)
- 1 sendok makan tepung tapioka (opsional, untuk kekentalan)
- 1 sendok makan margarin (opsional, biar lebih wangi)
Cara Membuat
Langkah 1: Persiapan Bahan
- Pisang: Kupas dan potong-potong pisang sesuai selera (bulat atau serong)
- Ubi: Kupas, potong dadu, cuci bersih
- Kacang: Rebus kacang tanah hingga setengah matang (sekitar 20 menit)
- Kolang-kaling: Jika menggunakan yang mentah, rebus hingga lunak
Langkah 2: Membuat Kuah Gula
- Dalam panci, masukkan santan encer, gula merah, gula pasir, daun pandan, dan kayu manis
- Masak dengan api sedang sambil diaduk hingga gula larut
- Masukkan ubi jalar, masak hingga setengah lunak (sekitar 10 menit)
- Tambahkan kacang tanah dan kolang-kaling
- Masak hingga ubi lunak
Langkah 3: Menambahkan Santan Kental
- Setelah ubi lunak, masukkan santan kental
- Aduk perlahan agar santan tidak pecah
- Masukkan potongan pisang
- Tambahkan garam dan vanili
- Masak dengan api kecil sambil terus diaduk perlahan
Langkah 4: Pengentalan (Opsional)
- Jika ingin kuah lebih kental, larutkan tepung beras dengan sedikit air
- Tuangkan ke dalam kolak sambil diaduk
- Masak hingga mendidih dan mengental
Langkah 5: Penyajian
- Angkat kolak ketika pisang lunak tapi tidak hancur
- Sajikan hangat-hangat dalam mangkuk
- Tambahkan es batu jika suka dingin
- Taburi dengan daun pandan iris untuk hiasan
Tips Sukses Membuat Kolak
1. Pilih Pisang yang Tepat
Pisang terbaik untuk kolak:
- Pisang kepok (tekstur padat, tidak mudah hancur)
- Pisang tanduk (manis legit)
- Pisang nangka (aroma harum)
Hindari:
- Pisang yang terlalu matang (akan hancur)
- Pisang yang masih mentah (terlalu keras)
2. Santan yang Tidak Pecah
Tips agar santan tidak pecah:
- Gunakan api kecil saat memasak santan kental
- Aduk perlahan dan terus menerus
- Jangan biarkan sampai mendidih terlalu lama
- Tambahkan sedikit garam (membantu stabilisasi)
- Bisa tambahkan 1 sendok tepung beras
3. Manis yang Pas
Setelah berpuasa, lidah sensitif terhadap rasa manis. Tips:
- Gunakan gula merah sebagai pemanis utama (rasa lebih alami)
- Tambahkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil dicicipi
- Ingat, bisa ditambah gula nanti, tapi tidak bisa dikurangi
4. Variasi Bahan
Kolak bisa divariasikan dengan:
- Biji salak (mutiara tapioka)
- Labu kuning
- Ketela rambat
- Jagung manis
- Roti tawar (kolak durian style)
Variasi Resep Kolak
1. Kolak Durian (Maknyus!)
Tambahan:
- 200 gram durian (ambil dagingnya)
- 100 gram roti tawar (potong dadu, sangrai)
Cara:
- Masukkan durian bersama santan kental
- Sajikan dengan taburan roti tawar
2. Kolak Labu Kuning
Tambahan:
- 300 gram labu kuning (potong dadu)
Cara:
- Rebus labu bersama ubi
- Labu akan memberi warna kuning cerah dan rasa manis alami
3. Kolak Mutiara (Kolak Biji Salak)
Tambahan:
- 200 gram biji salak (rebus hingga lunak)
Cara:
- Rebus biji salak terpisah hingga lunak
- Campurkan ke kolak saat akan disajikan
4. Kolak Singkong
Bahan Utama:
- 500 gram singkong (kupas, potong dadu, rebus setengah matang)
- Tanpa pisang
Cara:
- Rebus singkong dengan kuah gula hingga lunak
- Tambahkan santan kental
5. Kolak Pisang Susu (Modern Style)
Tambahan:
- 200 ml susu cair
- Keju cheddar parut (taburan)
- Choco chips (taburan)
Cara:
- Ganti sebagian santan dengan susu cair
- Sajikan dengan topping keju dan choco chips
Tips Penyajian Kolak
1. Suhu yang Tepat
Kolak terbaik disajikan:
- Hangat: Untuk menghangatkan tubuh setelah berpuasa
- Dingin: Tambahkan es batu jika cuaca panas
- Suhu ruang: Jika tidak suka terlalu panas atau dingin
2. Waktu yang Tepat
Kolak bisa dinikmati:
- Saat berbuka: 1 mangkuk kecil sebagai pembuka
- Setelah makan utama: Sebagai dessert
- Sebelum tarawih: Untuk menambah energi
- Sahur: Untuk energi tahan lama
3. Porsi yang Sehat
Setelah seharian berpuasa:
- Mulai dengan porsi kecil (1 mangkuk kecil)
- Tunggu 15-20 menit sebelum makan berat
- Jangan langsung makan banyak kolak (bisa pusing karena gula darah naik drastis)
4. Kombinasi Menu Buka Puasa
Kolak paling nikmat dikombinasikan dengan:
- Kurma dan air putih (pembuka)
- Kolak (starter)
- Sop atau menu berat utama
- Air putih/minum hangat
- Buah segar
Manfaat Kesehatan Kolak
1. Sumber Energi
Kandungan gula alami dari gula merah dan buah memberikan energi cepat untuk mengembalikan tenaga setelah berpuasa.
2. Kaya Serat
Pisang dan ubi mengandung serat yang baik untuk pencernaan dan memberi rasa kenyang.
3. Mengandung Mineral
Gula merah mengandung zat besi dan mineral lainnya yang baik untuk tubuh.
4. Probiotik Alami
Santan mengandung bakteri baik yang membantu kesehatan pencernaan.
5. Vitamin dan Nutrisi
Pisang kaya akan:
- Vitamin B6
- Vitamin C
- Kalium
- Magnesium
Kolak untuk Menu Sahur?
Ya! Kolak juga cocok untuk sahur karena:
- Mengandung karbohidrat kompleks dari ubi
- Memberi energi tahan lama
- Santan memberi rasa kenyang
- Pisang mengandung serat
Tips kolak untuk sahur:
- Kurangi gula (gunakan gula merah saja)
- Tambahkan kacang untuk protein
- Sajikan dalam porsi lebih besar
- Pastikan tidak terlalu manis
Kesimpulan
Kolak pisang adalah hidangan tradisional Indonesia yang penuh makna dan keberkahan, terutama di bulan Ramadhan. Dengan resep yang tepat, kolak bisa menjadi menu buka puasa yang sehat, lezat, dan menyatukan keluarga.
Selamat mencoba resep kolak pisang ini dan semoga Ramadhan Anda penuh dengan keberkahan dan kenikmatan kuliner yang halal dan thoyyib.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami.”
Artikel Terkait
Link Postingan : https://www.tirinfo.com/resep-kolak-pisang-khas-ramadhan-yang-enak-dan-mudah-dibuat/