Salin dan Bagikan
Tata Cara Shalat Tarawih Lengkap dengan Bacaan Niat dan Doa-doa Sunnah - Tata cara shalat Tarawih lengkap dengan bacaan niat dan doa-doa sunnah. Panduan praktis untuk shalat …

Tata Cara Shalat Tarawih Lengkap dengan Bacaan Niat dan Doa-doa Sunnah

Tata Cara Shalat Tarawih Lengkap dengan Bacaan Niat dan Doa-doa Sunnah

Shalat Tarawih adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan. Melaksanakan Tarawih dengan tata cara yang benar akan meningkatkan kualitas khidmat dan keberkahan. Saya ingin berbagi panduan lengkap yang telah saya pelajari dari para ulama dan praktik pribadi selama bertahun-tahun.

Keutamaan dan Hukum Shalat Tarawih

Shalat Tarawih adalah sunnah mu’akkadah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW melaksanakannya selama beberapa malam, lalu berhenti karena khawatir umat menganggapnya wajib. Para sahabat kemudian meneruskannya secara berjamaah. Keutamaannya luar biasa: siapa yang shalat malam di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, dosa-dosanya yang lalu akan diampuni.

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Barangsiapa yang shalat di malam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Niat Shalat Tarawih

Niat shalat Tarawih dilakukan di dalam hati sebelum takbiratul ihram. Bisa diucapkan dalam hati atau dengan lisan: “Nawaitu an usalliya sunnatat tarawiha rak’ataini lillaahi ta’aalaa.” Artinya: “Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Ada pendapat yang mengatakan niat shalat qiyamul lail sudah cukup untuk Tarawih karena Tarawih adalah bagian dari qiyamul lail. Niatnya: “Nawaitu an usalliya sunnatul qiyaami rak’ataini lillaahi ta’aalaa.” Yang terpenting adalah niat tulus untuk beribadah karena Allah semata.

Tata Cara Pelaksanaan Shalat Tarawih

Shalat Tarawih dilaksanakan setelah shalat Isya dan sunnah rawatib. Jumlah rakaatnya ada perbedaan pendapat: 8 rakaat (pendapat Imam Malik dan Syafi’i), 20 rakaat (pendapat Imam Abu Hanifah), atau 36 rakaat (pendapat sebagian ulama). Yang paling umum di Indonesia adalah 8 rakaat atau 20 rakaat.

Setiap 2 rakaat diakhiri dengan salam. Tidak ada bacaan khusus yang wajib, bisa membaca surah-surah pendek seperti Al-Fatihah dan surah-surah dari Juz Amma. Dianjurkan untuk memperpanjang bacaan dan rukuk agar shalat lebih khidmat. Setelah selesai Tarawih, dianjurkan shalat witir 1 rakaat (atau 3 rakaat dengan duduk di rakaat kedua untuk tahiyat akhir).

Bacaan dan Doa-doa Sunnah

Di antara rakaat Tarawih, banyak masjid yang mengadakan istirahat sejenak. Di waktu ini, dianjurkan untuk berdzikir, membaca Al-Quran, atau berdoa. Doa yang sering dibaca setelah Tarawih:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah).

Doa ini sangat dianjurkan dibaca di 10 malam terakhir Ramadhan, terutama di malam ganjil (21, 23, 25, 27, 29) untuk mencari Lailatul Qadar.

Tips Khidmat dalam Shalat Tarawih

Untuk menjaga khidmat, persiapkan diri sejak sore hari. Tidur sejenak sebelum maghrib agar tidak terlalu ngantuk. Mandi dan memakai pakaian bersih sebelum berangkat ke masjid. Usahakan shalat berjamaah di masjid karena pahalanya lebih besar dan suasana lebih khusyuk.

Jika shalat sendiri di rumah, ciptakan suasana yang mendukung: matikan TV dan musik, gunakan wangi-wangian, dan pilih tempat yang tenang. Fokus pada bacaan dan maknanya. Jika merasa lelah, istirahat sejenak jangan dipaksakan. Yang terpenting adalah kualitas shalat, bukan kuantitas rakaat. Allah melihat niat dan keikhlasan, bukan seberapa banyak rakaat yang dikerjakan.

Artikel Terkait

Link Postingan : https://www.tirinfo.com/tata-cara-shalat-tarawih-lengkap-bacaan-niat-doa-sunnah/

Hendra WIjaya
Tirinfo
2 minutes.
2 February 2026